Berita

KPU Kota Solok Gelar Debat Publik Tahap 3 Paslon Walikota dan Wakil Walikota

2015-12-11 04:11:49
KPU Kota Solok Gelar Debat Publik Tahap 3 Paslon Walikota dan Wakil Walikota

Solok, kpu-solokkota.go.id - Sabtu, (28/11) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok menggelar debat publik Tahap 3 Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Solok, bertempat di Gedung Pertemuan Kubuang Tigo Baleh, Kota Solok.

Debat publik ini mengambil tema "Mewujudkan Kota Solok Menjadi Sentra Perdagangan, Jasa, dan Pendidikan di Sumatera Bagian Tengah" sesuai dengan RPJPD Kota Solok 2005 -- 2025, dengan moderator Ardyan, praktisi dan mantan Anggota KPU Prov. Sumatera Barat dua periode, yaitu 2003 -- 2008 dan 2008 -- 2013).

Dalam sambutan pembukaan, Ketua KPU Kota Solok Budi Santosa menyatakan bahwa debat publik hari ini memberikan kesempatan bagi Paslon untuk membedah dan memaparkan program dan rencana strategis apabila terpilih dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Solok tahun 2015 kepada seluruh masyarakat Kota Solok.

Debat publik ini disiarkan langsung melalui Radio Fanesa 5 FM, Radio Citra FM, Radio Belibis FM, dan siaran tunda pada Radio Modilla FM; serta diliput media cetak dan TVRI serta TV Swasta lainnya. Dalam debat ini KPU Kota Solok bersama dengan tim ahli/pakar memberikan dan merumuskan sembilan pertanyaan khusus tentang komitmen paslon terhadap hal yang menyangkut isu-isu strategis untuk pembangunan, kemajuan, dan kesejahteraan masyarakat Kota Solok.

Hal-hal yang menjadi penekanan adalah hal-hal yang menjadi komitmen para paslon dalam mengelola tata pemerintahan yang baik untuk memberikan pelayanan publik yang prima kepada seluruh masyarakat; pertama komitmen dalam mengelola Pasar Raya Solok, parkir dan pedagang kaki lima diseputar Pasar Raya Solok, terminal Bareh Solok, dan penyediaan air bersih untuk masyarakat. Kedua, komitmen terhadap proses pembangunan jalan baru lingkar utara dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Solok, GOR yang representatif untuk membuka peluang Kota Solok menjadi tuan rumah PORPROV dalam 5 tahun mendatang. Ketiga komitmen dalam meningkatkan peran lembaga adat KAN, LKAAM, Bundo Kanduang dan organisasi masyarakat yang ada di Kota Solok dalam rangka peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Solok.

Kemudian, keempat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan anggaran yang baik dan menggali potensi perpajakan yang optimal, mengingat setiap bentuk kegiatan pembangunan dan pelayanan publik membutuhkan biaya besar dan sumber pendapatan kita saat ini masih mengandalkan pada penerimaan pajak. Kelima komitmen dalam mewujudkan harmonisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan tugas dan kewenangan antara walikota dan wakil walikota. Keenam Apa komitmen dalam menghadapi MEA 2016 untuk masyarakat Kota Solok. Ketujuh komitmen terhadap Pemberantasan Korupsi dan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), dan terakhir, jika tidak terpilih, apa yang akan para paslon lakukan?

Seluruh paslon memberikan jawaban, tanggapan dan komitmen sesuai dengan pandangannya masing-masing, serta memberikan penegasan akan bersungguh-sungguh untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kota Solok. Pasangan Calon juga menjunjung tinggi dalam mewujudkan Pilkada 2015 "Badunsanak" serta siap menang dan siap kalah. (KPU Kota Solok)

Berita Lainnya

Komentar